KEDIRI, lazisalharomain.org | Asah Kreatifitas Yatim, Kerabat Satifa Belajar Membuat Buket. LAZIS Al Haromain Kabupaten Kediri mengadakan Program Kerabat Satifa (Kelompok Belajar dan Kembang Bakat Sayangi Yatim dan Dhuafa). Kegiatan tersebut dipusatkan di Pare pada Jumat (09/08/2024).
Program Kerabat Satifa kali ini belajar membuat buket uang. Staff LAZIS Al Haromain, Henry Ika Puspitasari atau yang biasa dipanggil Bu Ika mengatakan membuat buket membutuhkan ketrampilan, namun semua bisa jika mau belajar.
“Membuat buket itu gampang-gampang susah, tapi saya yakin kalau dengan belajar yang tekun semua bisa, semua butuh proses,”ujar wanita yang sekaligus aktif di komunitas pejuang jum’at tersebut.
Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengasah kreatifitas yatim. Sejatinya memuliakan yatim bukan hanya memberi mereka santunan saja, tapi juga memberikan ketrampilan agar mereka bisa menjadi yatim yang berdaya.
“Saya yakin adik yatim bisa, ini juga untuk mengasah ketrampilan mereka,”ujarnya.
Asah Kreatifitas Yatim, Kerabat Satifa Belajar Membuat Buket
Sebanyak 10 anak yatim dhuafa antusias mengikuti kelas ini. Mereka memperhatikan langkah langkah pembuatan buket dengan seksama. Meskipun kesulitan mereka tidak menyerah. Buket uang dengan nominal 100rb itu nantinya mereka bawa pulang sebagai hadiah.
egiatan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan semangat kolaborasi di antara anak-anak. Setiap anak mendapat kesempatan untuk berkreasi sesuai imajinasi mereka, sehingga hasil buket yang dibuat pun beragam dan unik.
Bu Ika menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan berinovasi. Dengan keterampilan yang mereka miliki, mereka bisa menciptakan peluang baru di masa depan.”
Program Kerabat Satifa ini berpotensi menjadi model bagi kegiatan serupa di daerah lain, sehingga lebih banyak anak yatim dan dhuafa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang.
LAZIS Al Haromain berkomitmen mendukung kegiatan-kegiatan bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih. Dengan berbagai program yang diadakan, mereka berharap dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberdayakan yatim dan dhuafa, sehingga mereka tumbuh menjadi individu mandiri dan produktif.
